Rabu, 03 Agustus 2011

6 tips supaya senam yoga lebih lentur dan fleksibel

Setiap orang pasti mendambakan untuk mempunyai badan yang lentur, terlebih apabila anda seorang praktisi yoga. Untuk itu, anda memerlukan kerja keras, yaitu melakukan latihan peregangan tiap hari. Selain itu, anda juga wajib mempertahankan gaya hidup sehat, yaitu dengan mekonsumsi makanan sehat dan tidur yang cukup. Meskipun rutinitas yang harus dilakukan sangat membosankan, tetapi anda akan melihat transformasi yang sangat besar pada tubuh anda dikemudian hari.  Rahasianya cukup sederhana, yaitu melakukan peregangan badan tiap hari dan jangan sampai lupa meskipun satu haripun.

1. Peregangan memberi pelumas kepada sendi dan otot anda  > melakukan peregangan sebelum senam yoga akan memberikan efek pelumasan pada sendi dan otot. Begitu juga setelah latihan senam yoga anda harus melakukan sesi cooling down, jangan langsung berhenti begitu saja.

2. Lakukan peregangan tiap hari dan lakukan secara progresif – anda tidak akan mendapatkan badan lentur dalam semalam atau sehari. Berlatihlah sesuai dengan keadaan badan. Jangan memaksakan! Tambah porsi waktu dan peregangan sedikit demi sedikit untuk mencapai tujuan.

3. Sewaktu melakukan peregangan, jangan lakukan gerak-balik (bouncing) ->  hal ini sering dilakukan oleh praktisi yang baru mempelajari  senam yoga, yaitu melakukan peregangan dan kemudian melakukan gerak-balik (atau disebut bouncing).  Hal ini sangat berisiko karena gerak balik ini dapat melukai otot. Lakukan peregangan dengan satu gerak secara pelahan dan pasti. Perhatikan bagian punggung dan paha kaki. Keduanya harus lurus, jangan sampai melengkung/ bengkok.

4. Lakukan peregangan seperti melakukan sebuah rutinitas, dan lakukan peregangan yang lebih sulit/kompleks tiap kali anda melakukannya. Hal ini membuat anda terbiasa dan akan merasakan rutinitas peregangan sesuatu hal yang tidak berat (sesi peregangan ini dapat berupa gerakan yoga asana yang sederhana sebelum sesi yang lebih kompleks).

5. Lakukan peregangan secara seimbang (simetrikal) kepada tubuh anda.  Lakukan peregangan pada bagian sisi kanan tubuh apabila anda telah melakukanna pada bagian kiri tubuh. Apabila anda melakukan gerak mencium lutut (bending forward), maka lakukan juga bending backward (seperti halnya melakukan rutinitas Sun Salutation).

6. Lakukan diet yang sehat --> banyak minum air putih, dan tingkatkan asupan protein dan kalsium.

Untuk mendapatkan fleksibilitas tubuh yang ingin dicapai, anda tentunya harus bersabar. Fleksibilitas tidak dapat dicapai dalam satu hari.  Konsistensi dan kesabaran berlatih sangat dibutuhkan untuk mendapatkan  badan yang lentur dan maju selangkah ke depan untuk latihan senam yoga anda.
Sumber : valueyogamat.com

Cara Mengetahui Masa Subur (OVULASI)

Ada beberapa cara untuk mengetahui masa subur (Ovulasi). Yaitu : 

Dengan cara menghitung tanggal / kalender, cara ini cocok untuk yang punya siklus haid teratur. Perhitungan ini didasarkan saat ovulasi terjadi pada hari ke 14 dari menstruasi yang akan datang dan dikurangi 2 hari karena sperma dapat hidup selama 48 jam setelah ejakulasi dan ditambahkan 2 hari karena sel telur dapat hidup 24 jam setelah ovulasi. Jadi Misalnya siklus haidnya 28 hari dan haid terakhirnya terjadi tanggal 1, tanggal haid bulan berikutnya adalah tanggal 28. Dengan demikian, perkiraan waktu ovulasi anda , yaitu di tengah - tengah periode haid yakni tanggal 14. Jadi, masa subur berada pada rentang tanggal 12 hingga 16.

Dengan menilai peningkatan suhu badan, biasanya suhu badan meningkat menjelang dan sesudah masa ovulasi karena pengaruh hormon progesteron. 


Dengan menilai lendir rahim. Hormon estrogen mencapai puncaknya pada saat ovulasi terjadi dan memengaruhi lendir rahim. Menjelang ovulasi biasanya lendir rahim jadi agak encer dan bila diraba dengan dua jari membentuk benang dan berwarna bening. Ketiga hal ini dapat menjadi petunjuk masa ovulasi/masa subur anda.

Mau Langsing? Ini tipsnya

Faktor yang turut memberikan sumbangan pada proses kegemukan adalah:

1. Perubahan pola hidup seseorang, dimana dalam 24 jam waktu hidupnya porsi “penimbunan” lebih banyak daripada porsi “pembakaran”

2. Perubahan pola makan seseorang, dimana kebiasaan dan menu makan seseorang berubah menjadi lebih nikmat, lebih berlemak, lebih banyak

3. Perubahan hormonal, seiring dengan usia tubuh yang semakin menua dan fungsi-fungsi pembakaran dalam tubuh semakin berkurang

Nah bila kita lihat 3 faktor utama di atas, 2 di antaranya dapat dicegah secara permanen, dan hanya satu yang tidak… tapi bisa ditunda atau dikurangi. Berikut beberapa tips penting untuk mengatasi masalah kegemukan. Tips ini insya Allah DIJAMIN efektif bagi orang gemuk untuk melangsingkan tubuhnya ke berat badan normal (bukan berarti kurus kering lho…)

1. Mulailah dengan menimbulkan “Vitamin KK” alias Kemauan Kuat pada diri Anda untuk membenahi pola hidup Anda… Susah? Eit, jangan dulu mengatakan susah! Ganti saja menjadi gampang-gampang-susah. Jadi gampangnya 2x dan susahnya 1x

2. Atur kembali cara makan Anda.

Lebih dari 70% fakta kegemukan pada kepustakaan yang saya baca di luar faktor keturunan adalah diikuti atau diawali dengan cara makan yang salah
Rasulullah SAW adalah orang yang senantiasa menjaga makannya dengan cara makan hanya bila lapar, dan berhenti sebelum kenyang (bukannya seperti filosofi kebanyakan orang yang gemuk : makan ketika datang waktunya, berhenti setelah perut merasa terlalu kenyang sehingga tidak dapat dimasuki lagi hehehe…)
3. Gunakan pola makan 3-2-1® (registered trademark of DrArief.com)

Tentu maksudnya bukan makan pagi 3 porsi, makan siang 2 porsi, dan makan malam 1 porsi… alangkah gemuknya kita bila mengikuti pola itu Maksudnya adalah : makan pagi menduduki skor 3, makan siang menduduki skor 2, dan makan malam menduduki skor 1. Skor ini menunjukkan kepentingannya, yang berhubungan dengan pola hidup orang normal (pada umumnya) bekerja pada pagi hari dan istirahat pada malam hari; tentunya berlaku sebaliknya bila Anda bekerja sebagai petugas yang senantiasa bekerja di malam hari dan tidur di pagi hari.
4. Jauhi jarak antara makan malam dengan tidur

Semakin dekat jarak antar makan malam dengan tidur, itu berarti Anda memberikan tambahan “PR” bagi tubuh untuk membakar kalori dari hasil makan malam tadi menjadi lemak selama Anda tidur.
5. Hindari deposito yang tidak perlu!

Kebanyakan orang gemuk punya cara tersendiri untuk mengisi waktu-waktu khususnya, seperti kebiasaan minum kopi manis di sore hari, teh manis di malam hari, dsb. Ini adalah kebiasaan, bukan kebutuhan. Bila tubuh Anda sudah terasa berat untuk beraktivitas, ada baiknya Anda tinjau kembali perlu tidaknya tubuh Anda mendapatkan “suntikan deposito” lemak secara rutin.
6. Upayakan komposisi makan yang didasari prinsip yang sesuai dengan kebutuhan.

Bila aktivitas harian Anda lebih banyak menggunakan aktivitas fisik (otot), tentu tubuh Anda lebih banyak membutuhkan karbohidrat.
Bila aktivitas harian Anda lebih banyak menggunakan aktivitas berfikir (otak), tentu tubuh Anda lebih banyak membutuhkan protein.
Cara mudah untuk menimbang takarannya adalah dengan melihat point no. 2 di atas.
7. Jangan “asal isi” perut Anda setiap saat ia lapar

Upayakan substitusi yang tidak berpotensi menambah lemak Anda ketika serangan lapar datang.
Campurkan porsi makanan utama Anda dengan agar-agar supaya lebih berisi.
Perbanyaklah minum air daripada menambah porsi makan.
Perbanyak buah segar, khususnya bila terasa lapar di waktu malam. Tentu bukan durian, alpukat, dan buah berlemak lain.
8. Aktifkan kembali otot-otot tubuh Anda dengan olah raga. Otot selalu berlawanan dengan lemak. Bila otot Anda “memakan” zat-zat hasil pembakaran makanan dalam jumlah yang tidak berlebihan, maka bisa dipastikan uang kembalian yang akan “disetor” ke tabungan lemak pasti akan sedikit. Karenanya, upayakan selalu agar otot Anda aktif.

9. Ini dia… Ramuan khusus!

Ini adalah kombinasi zat alami unik yang telah dicoba oleh banyak orang dan terbukti berhasil. Tapi ini adalah ramuan tradisional, jadi tidak ada statistik yang memadai sebagaimana obat kimia. Minumlah secangkir campuran madu dan bubuk kayumanis yang telah direbus, setiap pagi, 30 menit sebelum sarapan saat perut masih kosong dan pada malam hari sebelum tidur. Bila diminum secara teratur insya Allah dapat menurunkan berat badan… bahkan untuk mereka yang mengalami obesitas sekalipun. Konon campuran ini juga dapat mencegah penimbunan lemak yang berlebihan pada tubuh.
Menarik bukan? Nah selamat mencoba! Saya doakan semoga sukses dan langsing
(Info : Dr. Arief)